Biarkan mata mengenali kelompok informasi
Sebuah halaman yang menempatkan semua elemen pada tingkat penekanan sama akan sulit dipindai. Judul utama perlu mendapat perhatian lebih besar dibandingkan keterangan, sedangkan tindakan penting sebaiknya tampak berbeda dari tautan biasa.
Dalam rancangan JITU128, latar terang digunakan untuk isi tulisan agar kontras dengan bingkai gambar. Blok-blok bacaan diberi ruang kosong, sehingga pergantian topik terasa jelas tanpa perlu garis pemisah yang berlebihan.
Jangan menyembunyikan fungsi di balik hiasan
Visual yang ramai bisa menarik perhatian, tetapi pembaca tetap harus mengenali tempat untuk mengetuk. Tombol memakai teks, bukan ikon semata, karena simbol yang sama dapat dimaknai berbeda oleh orang yang berlainan.
Label pada kartu mengikuti topik tulisan. Penanda simpan dibedakan dari tombol membuka bacaan agar fungsi keduanya tidak tertukar. Pemisahan tindakan ini mengurangi kesalahan interaksi, khususnya pada layar sentuh.
Evaluasi alur dari sisi pembaca baru
Saat meninjau sebuah website, coba abaikan pengetahuan tentang cara pembuatannya. Apakah seseorang yang belum pernah datang dapat menemukan katalog? Apakah ia mengenali tautan keluar? Apakah membaca paragraf pertama cukup untuk memahami isi halaman?
Pertanyaan semacam ini lebih berguna daripada mengejar dekorasi tambahan. Keteraturan, bahasa yang wajar, dan umpan balik yang jelas sering memberi manfaat lebih besar dibandingkan animasi yang terus bergerak.

