Huruf besar tidak selalu lebih jelas
Ukuran judul yang menonjol membantu orientasi, tetapi seluruh paragraf tidak perlu dibuat sebesar headline. Pembaca membutuhkan perbedaan tingkat agar segera dapat membedakan bagian utama, subjudul, dan informasi pendukung.
Penggunaan keluarga huruf yang sederhana cenderung memudahkan pemindaian. Terlalu banyak gaya dalam satu layar justru dapat membuat ritme baca terasa terputus-putus.
Baris yang terlalu panjang melelahkan
Pada monitor lebar, paragraf yang menjangkau seluruh layar membuat mata harus bergerak jauh dari ujung kanan ke awal baris berikutnya. Membatasi lebar isi membantu mempertahankan posisi saat berpindah baris.
Jarak antarbaris yang cukup memberi ruang napas. Perancang dapat menyesuaikannya bersama ukuran huruf dan bobot teks, bukan hanya menambah margin di seluruh elemen.
Susun bagian agar mudah dipindai
Subjudul yang spesifik mempermudah orang kembali ke bagian tertentu. Kata yang terlalu umum seperti Informasi atau Lainnya sebaiknya diganti dengan frasa yang benar-benar menjelaskan isi.
Daftar pendek dapat dipakai untuk langkah praktis, sedangkan paragraf cocok untuk gagasan yang memerlukan penalaran. Variasi bentuk ini membuat bacaan lebih manusiawi tanpa menyusun teks sebagai tumpukan kata kunci.

